BAB I
PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Seni rupa adalah cabang seni yang membentuk karya seni dengan media yang bisa ditangkap mata dan dirasakan dengan rabaan. Kesan ini diciptakan dengan mengolah konsep garis, bidang, bentuk, volume, warna, tekstur, dan pencahayaan dengan acuan estetika.
Karya seni rupa terbentuk dari unsur-unsur pembentuk yang dapat dilihat dan dinikmati secara fisik serta memberi pengalaman bathin kepada penikmatnya. Inti dari pembuatan karya seni rupa itu mencakup ciptaan manusia, dibuat dengan kesadaran hidup bermasyarakat (bagi kepentingan si pencipta sendiri dan masyarakatnya), memiliki nilai-nilai keindahan atau nilai-nilai luhur lainnya yang menunjang.
Tentunya suatu karya seni rupa diciptakan bukan tanpa fungsi bagi manusia. Tetapi dalam prakteknya banyak orang yang tidak memahami berbagai fungsi karya seni rupa tersebut. Khusunya bagi seorang guru SD harus memahami fungsi pendidikan seni rupa bagi anak SD dan bagi kehidupannya.
Oleh karena itu makalah ini akan membahas mengenai fungsi karya seni rupa. Baik fungsi karya seni rupa secara umum ataupun fungsi karya seni rupa di Sekolah Dasar.
B. Rumusan Masalah
Untuk itu kami menyusun rumusan masalah yang akan dibahas dalam makalah ini, sebagai berikut:
1. Apa saja fungsi karya seni, khususnya karya seni rupa?
2. Apa fungsi karya seni rupa di Sekolah Dasar?
C. Tujuan
Untuk itu kami menyusun tujuan yang akan dicapai dalam makalah ini, sebagai berikut:
1. Untuk mengetahui fungsi karya seni, khususnya karya seni rupa.
2. Untuk mengetahui fungsi karya seni rupa di Sekolah Dasar.
Seni rupa adalah cabang seni yang membentuk karya seni dengan media yang bisa ditangkap mata dan dirasakan dengan rabaan. Kesan ini diciptakan dengan mengolah konsep garis, bidang, bentuk, volume, warna, tekstur, dan pencahayaan dengan acuan estetika.
Karya seni rupa terbentuk dari unsur-unsur pembentuk yang dapat dilihat dan dinikmati secara fisik serta memberi pengalaman bathin kepada penikmatnya. Inti dari pembuatan karya seni rupa itu mencakup ciptaan manusia, dibuat dengan kesadaran hidup bermasyarakat (bagi kepentingan si pencipta sendiri dan masyarakatnya), memiliki nilai-nilai keindahan atau nilai-nilai luhur lainnya yang menunjang.
Tentunya suatu karya seni rupa diciptakan bukan tanpa fungsi bagi manusia. Tetapi dalam prakteknya banyak orang yang tidak memahami berbagai fungsi karya seni rupa tersebut. Khusunya bagi seorang guru SD harus memahami fungsi pendidikan seni rupa bagi anak SD dan bagi kehidupannya.
Oleh karena itu makalah ini akan membahas mengenai fungsi karya seni rupa. Baik fungsi karya seni rupa secara umum ataupun fungsi karya seni rupa di Sekolah Dasar.
B. Rumusan Masalah
Untuk itu kami menyusun rumusan masalah yang akan dibahas dalam makalah ini, sebagai berikut:
1. Apa saja fungsi karya seni, khususnya karya seni rupa?
2. Apa fungsi karya seni rupa di Sekolah Dasar?
C. Tujuan
Untuk itu kami menyusun tujuan yang akan dicapai dalam makalah ini, sebagai berikut:
1. Untuk mengetahui fungsi karya seni, khususnya karya seni rupa.
2. Untuk mengetahui fungsi karya seni rupa di Sekolah Dasar.
BAB II
PEMBAHASAN
PEMBAHASAN
A. Fungsi Karya Seni Rupa
Menurut Franz Boas (1955) tujuan karya seni rupa dibuat yaitu untuk memenuhi kepuasan dan rasa keindahan, karena sepanjang hidupnya manusia membutuhkan seni. Menurutnya juga, kesenian akan meningkatkan kesenangan dalam segala tahap kehidupan.
Menurut Feldman fungsi seni rupa digolongkan kedalam 3 bagian, yaitu:
1. Fungsi Individual (perorangan)
Seni digunakan untuk kepentingan ungkapan rasa atau emosi perorangan, karya seni ini diciptakan untuk kepentingan pribadi berupa kebutuhan emosional dan kebutuhan fisik seseorang. Rasa atau emosi ini bisa juga merupakan tanggapan, internalisasi, respons, hasil renungan seseorang terhadap lingkungannya. Contohnya terdapat pada karya seni murni (lukisan, patung)
2. Fungsi sosial kemasyarakatan
Seni digunakan untuk kepentingan masyarakat. Contohnya yaitu ilustrasi buku, poster, dan gambar-gambar pada iklan di media cetak atau media elektronika. Fungsi karya sosial biasanya diterapkan dalam bidang:
a) Sarana kesenangan
Pada umumnya orang tidak menghabiskan waktunya hanya untuk bekerja memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Ada waktunya mereka menikmati hasil kerjanya dan menyisihkan waktu untuk mencari kesenangan. Salah satu sarana dan penyaluran energi yang berlebih itu ialah
Menurut Franz Boas (1955) tujuan karya seni rupa dibuat yaitu untuk memenuhi kepuasan dan rasa keindahan, karena sepanjang hidupnya manusia membutuhkan seni. Menurutnya juga, kesenian akan meningkatkan kesenangan dalam segala tahap kehidupan.
Menurut Feldman fungsi seni rupa digolongkan kedalam 3 bagian, yaitu:
1. Fungsi Individual (perorangan)
Seni digunakan untuk kepentingan ungkapan rasa atau emosi perorangan, karya seni ini diciptakan untuk kepentingan pribadi berupa kebutuhan emosional dan kebutuhan fisik seseorang. Rasa atau emosi ini bisa juga merupakan tanggapan, internalisasi, respons, hasil renungan seseorang terhadap lingkungannya. Contohnya terdapat pada karya seni murni (lukisan, patung)
2. Fungsi sosial kemasyarakatan
Seni digunakan untuk kepentingan masyarakat. Contohnya yaitu ilustrasi buku, poster, dan gambar-gambar pada iklan di media cetak atau media elektronika. Fungsi karya sosial biasanya diterapkan dalam bidang:
a) Sarana kesenangan
Pada umumnya orang tidak menghabiskan waktunya hanya untuk bekerja memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Ada waktunya mereka menikmati hasil kerjanya dan menyisihkan waktu untuk mencari kesenangan. Salah satu sarana dan penyaluran energi yang berlebih itu ialah
